Propertiplus.id, Jakarta– Konstruksi jembatan yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dan Ancol sepanjang 400 meter kembali dilanjutkan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Hal tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) antara BTN, dengan PT Pembangunan Jaya Ancol (Perseroda) Tbk (PJAA) dan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro yang diteken hari ini, Selasa (19/8).
Direktur Utama BTN, Nixon L.P Napitupulu, mengatakan pembangunan jembatan Ancol menuju JIS sejatinya sudah berlangsung. Perusahaan akan membantu merampungkannya.
“Sebenarnya jembatannya sudah ada, cuma menghubungkan ke Ancol tinggal sedikit lagi yang kita teruskan, hitungannya kurang lebih 400 meter. Ini sedang menyelesaikan desain dan hitungannya,” katanya.
Nixon menjelaskan, BTN juga menjalin kolaborasi dari sisi pemasaran (branding) dengan Ancol dan Jakpro, salah satunya melalui pembangunan jembatan tersebut.
“Manfaatnya pasti branding, kita bisa nge-branding jembatan itu dan di Ancol kita juga ada kerja sama khusus branding nantinya,” tuturnya.
Meski tidak menjelaskan dengan rinci biaya investasi yang digelontorkan BTN untuk membangun jembatan Ancol dan JIS, Nixon memastikan angkanya di atas Rp 1 miliar. “Belum bisa disebut sekarang karena sedang dihitung totalnya gitu nilai cost dengan Ancol maupun dengan Jakpro, yang pasti di atas Rp 1 miliar,” ungkapnya.
Di sisi lain, BTN juga menjalin kerja sama dengan Ancol dan Jakpro di bidang digitalisasi keuangan. Nantinya, perusahaan menghadirkan sistem pembayaran yang lebih digital alias cashless di Ancol maupun JIS.
Sementara itu, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung, menambahkan jembatan tersebut akan memudahkan akses pengunjung JIS ketika ada gelaran besar, baik itu olahraga maupun konser, untuk mencari tempat parkir di Ancol.
“Saya membayangkan kalau ada event-event besar apakah itu pertandingan sepak bola, konser dan sebagainya orang tidak lagi parkir semuanya di JIS, karena di fasilitasi Ancol kan besar banget,” jelasnya.
Pramono juga membuka peluang mengadakan fasilitas shuttle bus bagi pengunjung JIS yang akan menggunakan parkiran di Ancol.
“Kalau itu bisa dilakukan, maka akan ada shuttle bus atau apa pun membuat orang masuknya lewat Ancol, karena paling gampang lewat Ancol. Parkirnya di Ancol apakah jalan kaki apakah kemudian naik shuttle bus,” ungkapnya.
Dukungan Gubernur Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendukung penuh kerja sama strategis antara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Ancol), dan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro). Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan di Balai Kota Jakarta, pada Selasa (19/8). Ia berharap kolaborasi ini dapat mengembangkan sektor pariwisata, sport tourism, layanan keuangan, dan infrastruktur di Jakarta.
“Saya sangat bahagia dengan adanya kemitraan strategis antara BTN, Ancol, dan Jakpro. Kolaborasi ini akan memperkuat pembenahan fasilitas olahraga di Ancol dan Jakarta International Stadium (JIS), serta menjadi bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global,” ujarnya.
MoU dengan Jakpro difokuskan pada pengembangan kawasan terpadu yang diharapkan mampu menciptakan multiplier effect ekonomi dan memperkuat posisi JIS sebagai destinasi berskala nasional maupun internasional. Sementara itu, MoU dengan Ancol mencakup kerja sama sponsorship, kegiatan corporate branding, aktivasi produk, serta dukungan pembiayaan dan layanan perbankan dari BTN di kawasan wisata tersebut.
Pramono menilai, sinergi antara ketiga pihak akan mempercepat pembangunan ekosistem wisata dan industri kreatif yang mampu menarik investasi, menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat regional maupun global. “BTN sebagai mitra finansial, Jakpro sebagai pengembang infrastruktur, dan Ancol sebagai destinasi wisata adalah kombinasi yang tepat untuk mewujudkan hal itu,” imbuhnya.
Selain mendukung revitalisasi Ancol dan JIS, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan BTN dalam penyelenggaraan Jakarta International Marathon (JAKIM). Ajang ini ditargetkan diikuti 50.000 pelari pada 2027, bertepatan dengan peringatan 500 tahun Jakarta. “JAKIM akan menjadi milestone baru sekaligus ajang internasional yang memperkuat citra Jakarta di mata dunia,” terangnya.

![Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Beroperasi, Tarifnya Rp3.500 Tiga Bulan Pertama 2 Rute Blok M-Bandara Soetta resmi berjalan mulai hari ini, Kamis (12/3/2026). [Foto: istimewa]](https://propertiplus.id/wp-content/uploads/2026/03/minta-perluasan-rute-transjabodetabek-meski-dki-kasih-subsidi-bodetabek-kudu-saweran_269671-120x86.jpg)








