Propertiplus.id, Jakarta– PT Sharp Electronics Indonesia terus menguatkan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan dan penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan dalam menyongsong target Net Zero Emission (NZE) Indonesia di tahun 2060.
Kali ini komitmen tersebut diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), Sharp Class, dimana perusahaan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi tersebut kembali hadir di SMK Negeri 2 Yogyakarta, sekolah kejuruan yang telah lama dikenal dengan sebutan STM Jetis dan merupakan salah satu SMK tertua di Indonesia.
PR & Brand Communication Head Department PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio, mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Sharp dalam mendukung agenda ESG.
“Kami percaya pendidikan vokasi adalah kunci dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja, profesional, dan berdaya saing. Program ini juga menjadi bagian dari upaya kami dalam mencetak teknisi andal yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga nilai-nilai soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Jumat (22/8).
Aksi Sharp antara lain merenovasi ruang kelas, penyediaan tools praktik, satu unit TV LED, serta satu unit AC yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat proses belajar-mengajar di bidang keteknikan, khususnya bagi siswa-siswa yang mengikuti program Sharp Class.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012, Sharp Class telah menjangkau 25 sekolah SMK di 21 kota di Indonesia dengan meluluskan 843 siswa. Program ini secara konsisten hadir untuk memberikan pembekalan keterampilan teknis (hard skill) di bidang perbaikan produk elektronik, sekaligus pelatihan soft skill yang penting seperti komunikasi, kepemimpinan, dan etika profesional.
Berdampak Bagus
Program Sharp Class di SMKN 2 Yogyakarta akan berlangsung selama dua bulan dengan melibatkan tenaga pengajar dari teknisi profesional dan Customer Satisfaction Division Sharp Indonesia. Dari ratusan siswa SMKN 2 Yogyakarta, 25 siswa terbaik dipilih untuk mengikuti program ini. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi pelatihan teknis, namun juga dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja yang menuntut keahlian komunikasi, disiplin, serta kemampuan melayani konsumen dengan baik.
Hal ini sejalan dengan visi Lise Tiasanty, S.IP., M.M., Customer Satisfaction Head Division PT Sharp Electronics Indonesia, yang menekankan pentingnya kualitas layanan teknisi di lapangan. Ia menyebut kepuasan pelanggan sangat bergantung pada kualitas layanan dari para teknisi.
“Karena itu, melalui Sharp Class kami membekali siswa dengan pengetahuan teknis sekaligus etika profesional dalam menghadapi konsumen. Harapannya, mereka dapat menjadi representasi tenaga kerja Indonesia yang unggul dan mampu memberikan layanan terbaik di dunia industri,” tuturnya.
Keberadaan program ini disambut baik oleh pihak sekolah. Drs. Agus Waluyo, M. Eng., Kepala SMKN 2 Yogyakarta, menegaskan bahwa dukungan industri seperti Sharp sangat penting bagi pendidikan vokasi. “Kami menyambut baik dukungan Sharp Indonesia melalui Sharp Class. Program ini tidak hanya melengkapi fasilitas belajar kami, tetapi juga membuka peluang yang sangat berarti bagi para siswa untuk mengasah keterampilan sekaligus menyiapkan diri menghadapi dunia kerja. Kerja sama ini memperkuat misi kami dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Lebih jauh, keberlanjutan program Sharp Class yang telah berjalan lebih dari satu dekade juga selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam peningkatan mutu pendidikan, Wiwik Indriyani S.Pd., M.Pd, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikpora DIY menyampaikan apresiasinya. “Pendidikan vokasi membutuhkan dukungan nyata dari dunia industri agar dapat terus relevan dengan kebutuhan zaman. Kami mengapresiasi langkah Sharp Indonesia yang konsisten sejak 2012 menghadirkan Sharp Class. Program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak generasi muda yang produktif, profesional, dan berkarakter,” jelasnya.
Sejak diluncurkan, Sharp Class tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan, tetapi juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. Program ini telah meraih penghargaan dalam CSR Nusantara Awards 2018 dan 2022 untuk kategori Peningkatan Mutu Pendidikan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kontribusi Sharp Indonesia melalui Sharp Class berdampak signifikan bagi pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda di bidang vokasi.

![Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Beroperasi, Tarifnya Rp3.500 Tiga Bulan Pertama 2 Rute Blok M-Bandara Soetta resmi berjalan mulai hari ini, Kamis (12/3/2026). [Foto: istimewa]](https://propertiplus.id/wp-content/uploads/2026/03/minta-perluasan-rute-transjabodetabek-meski-dki-kasih-subsidi-bodetabek-kudu-saweran_269671-120x86.jpg)


![Rincian Tarif Tol Jakarta-Surabaya Setelah Diskon, Catat Tanggalnya 5 Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah. [foto: Andr. Putri]](https://propertiplus.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-02.32.20-120x86.jpeg)

![Sertifikasi Bangunan Hijau Sebuah Keniscayaan? 11 Ilustrasi Foto: Bintaro X Change di Pondok Aren, Tangerang Selatan, dikonsep hijau, ramah alam dan ramah manusia. [Foto: Dok. Istimewa]](https://propertiplus.id/wp-content/uploads/2025/08/bintaro-jaya-xchange-75x75.webp)


![Sharp Indonesia Boyong Legenda Spurs Gary Mabbut di Nobar Premier League 14 Garry Mabbutt menerima kejutan ulang tahun dari tim Sharp saat acara Nobar di Jakarta. [Foto: dokumentasi Sharp Indonesia]](https://propertiplus.id/wp-content/uploads/2025/08/Foto-1-Garry-Mabbutt-menerima-kejutan-ulang-tahun-dari-tim-Sharp-saat-acara-Nobar-di-Jakarta-copy-75x75.jpg)
