• Hubungi Redaksi
  • Login
Properti Plus
  • Tentang Kami
  • Berita Utama
  • Pasar Properti
  • Arsitektur
  • Perabot & Perkakas
  • Senggang
  • Kelana Kota
Properti Plus
  • Tentang Kami
  • Berita Utama
  • Pasar Properti
  • Arsitektur
  • Perabot & Perkakas
  • Senggang
  • Kelana Kota
No Result
View All Result
Properti Plus
No Result
View All Result
Home Arsitektur

Sertifikasi Bangunan Hijau Sebuah Keniscayaan?

Andrian Saputri by Andrian Saputri
25 August 2025
in Arsitektur, Berita Utama
A A
0
Ilustrasi Foto: Bintaro X Change di Pondok Aren, Tangerang Selatan, dikonsep hijau, ramah alam dan ramah manusia. [Foto: Dok. Istimewa]

Ilustrasi Foto: Bintaro X Change di Pondok Aren, Tangerang Selatan, dikonsep hijau, ramah alam dan ramah manusia. [Foto: Dok. Istimewa]

854
SHARES
1.2k
VIEWS

Propertiplus.id, Jakarta– Sektor real estat komersial di Indonesia tengah mengalami transformasi penting, dengan keberlanjutan menjadi pendorong utama nilai aset, permintaan penyewa, dan kepatuhan terhadap regulasi. Sertifikasi bangunan hijau kini bukan lagi pembeda eksklusif, melainkan telah menjadi standar pasar.

Adopsi sertifikasi seperti Greenship, EDGE, LEED, dan Bangunan Gedung Hijau (BGH) meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir, mencerminkan keselarasan yang semakin kuat antara tanggung jawab lingkungan dan kelayakan komersial. Hingga pertengahan 2025, sektor perkantoran tetap menjadi penggerak utama, mencakup 88% dari bangunan bersertifikasi, dengan kantor Grade A di kawasan CBD Jakarta menunjukkan tingkat adopsi tertinggi.

Perubahan ini bukan sekadar kelanjutan dari pemulihan pasca-pandemi—melainkan mencerminkan pergeseran struktural yang lebih dalam dalam ekspektasi pasar. Korporasi multinasional dan investor institusional semakin memprioritaskan kepatuhan terhadap prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), sementara pengembang dan pemilik gedung secara proaktif mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi desain dan pengelolaan aset mereka.

Christina Ng, Head of Facilities Management mengatakan, sebagian besar perusahaan pengembang tidak lagi menunggu permintaan penyewa untuk mendorong keberlanjutan. Mereka kini mengambil peran utama, mengamankan masa depan aset mereka, meningkatkan efisiensi operasional, dan memposisikan diri secara kompetitif di pasar yang semakin matang.”

Baca Juga

Rute Blok M-Bandara Soetta resmi berjalan mulai hari ini, Kamis (12/3/2026). [Foto: istimewa]

Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Beroperasi, Tarifnya Rp3.500 Tiga Bulan Pertama

12 March 2026
Sinar Mas Land Property Outlook 2026 bertajuk “Clear Signals, Confident Property Decisions for Younger Generations”, dilaksanakan pada 25 Februari 2026 di The Hub Sinar Mas Land, Jakarta Selatan.

Targetkan Pra Penjualan Rp10 Triliun, Intip Strategi Sinar Mas Land di Tahun ini

27 February 2026
Shirline Tan, General Manager ElectGo Indonesia saat memberikan 
pemaparan dipeluncuran ElectGo.id, Kamis (15/1/2026).

Mudahkan Manufaktur Belanja Komponen, ElectGo Rilis Platform E-Commerce Dibekali AI

16 January 2026
Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah. [foto: Andr. Putri]

Rincian Tarif Tol Jakarta-Surabaya Setelah Diskon, Catat Tanggalnya

23 December 2025

Sektor keuangan juga turut mendukung. Dengan dimasukkannya sektor Konstruksi dan Real Estat dalam Taksonomi Hijau OJK versi kedua, serta insentif seperti pengurangan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) untuk pembiayaan hijau, pengembangan berkelanjutan kini lebih mudah diakses. Bangunan bersertifikasi hijau kini berhak atas pembiayaan preferensial, termasuk suku bunga lebih rendah dan akses modal yang lebih mudah.

Colliers Indonesia memproyeksikan peningkatan 54% dalam jumlah sertifikasi bangunan hijau hingga akhir tahun, didorong oleh tekanan regulasi dan kesiapan pasar. Terdapat banyak peluang bagi pengembang untuk meningkatkan gedung Grade B dan C, memperluas upaya keberlanjutan ke sektor industri dan ritel, serta mengadopsi teknologi efisiensi energi tanpa investasi modal besar.

Seiring keberlanjutan menjadi ciri utama real estat komersial modern, para pelaku industri harus beradaptasi. Kredensial hijau kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk tetap relevan dan tangguh dalam jangka panjang.

Tags: bangunan ramah alamcolliers international indonesiaGBCIgreen buildingriset colliers tentang bangunan hijausertifikasi bangunan hijausertifikat hijau bangunan
Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Previous Post

Ultah ke-22, Fortress Pintu Baja Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama

Next Post

Kasus Banjir di Perumahan Arthera Hill 2 Bekasi, Kementerian PKP: Selesaikan Secara Kekeluargaan

Andrian Saputri

Andrian Saputri

Related Posts

Rute Blok M-Bandara Soetta resmi berjalan mulai hari ini, Kamis (12/3/2026). [Foto: istimewa]

Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Beroperasi, Tarifnya Rp3.500 Tiga Bulan Pertama

12 March 2026
Sinar Mas Land Property Outlook 2026 bertajuk “Clear Signals, Confident Property Decisions for Younger Generations”, dilaksanakan pada 25 Februari 2026 di The Hub Sinar Mas Land, Jakarta Selatan.

Targetkan Pra Penjualan Rp10 Triliun, Intip Strategi Sinar Mas Land di Tahun ini

27 February 2026
Shirline Tan, General Manager ElectGo Indonesia saat memberikan 
pemaparan dipeluncuran ElectGo.id, Kamis (15/1/2026).

Mudahkan Manufaktur Belanja Komponen, ElectGo Rilis Platform E-Commerce Dibekali AI

16 January 2026
Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah. [foto: Andr. Putri]

Rincian Tarif Tol Jakarta-Surabaya Setelah Diskon, Catat Tanggalnya

23 December 2025
Next Post
The Arthera Hill 2 di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat,

Kasus Banjir di Perumahan Arthera Hill 2 Bekasi, Kementerian PKP: Selesaikan Secara Kekeluargaan

Ilustrasi foto: rumah contoh satu lantai di perumahan Areum Parc, Kemang, Bogor, Jawa Barat.

Rumah Seken di Bogor Lebih Murah 20 Persen

Garry Mabbutt menerima kejutan ulang tahun dari tim Sharp saat acara Nobar di Jakarta. [Foto: dokumentasi Sharp Indonesia]

Sharp Indonesia Boyong Legenda Spurs Gary Mabbut di Nobar Premier League

WhatsApp Image 2025 08 28 at 08.16.03

Paramount Land Tebar Diskon dan Cashback

Stevie Lee eXecutive President Xavier Marks WellEstate Malaysia. [Foto. dok. Xavier Marks]

Usai Australia, Kini Xavier Marks Ekspansi ke Jepang dan Malaysia

Please login to join discussion

Sponsored Post

Foto: dok. IKEA

Tahun ini Absen Mudik? 5 Tips Praktis IKEA Berlebaran di Rumah Sendiri Tetap Berkesan

by Andrian Saputri
12 March 2026
0

...

Rute Blok M-Bandara Soetta resmi berjalan mulai hari ini, Kamis (12/3/2026). [Foto: istimewa]

Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Beroperasi, Tarifnya Rp3.500 Tiga Bulan Pertama

by Andrian Saputri
12 March 2026
0

...

Referensi Bacaan Properti Lebih Jernih

Follow Us

© 2023 Properti Plus - | Referensi Bacaan Properti Lebih Jernih

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Berita Utama
  • Pasar Properti
  • Arsitektur
  • Perabot & Perkakas
  • Senggang
  • Kelana Kota
  • Login

© 2023 Properti Plus - | Referensi Bacaan Properti Lebih Jernih