PropertiPlus.id, Jakarta- Usai memperluas jaringan di Australia, perusahaan agen properti Xavier Marks Indonesia (Xavier Marks) mantab ekspansi ke Jepang dan Malaysia.
Daniel Sunyoto, President Director Xavier Marks Indonesia, menyampaikan bahwa ekspansi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan layanan properti yang terintegrasi secara global.
“Melalui ekspansi di Jepang dan Malaysia, kami ingin memberikan rasa percaya dan kenyamanan bagi investor Indonesia yang ingin berinvestasi di luar negeri secara aman, transparan, dan berpotensi tinggi,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/10).
Di pasar Jepang, Xavier Marks akan fokus pada proyek-proyek house reform di area strategis seperti Asakusa, Tokyo. Pasar properti Jepang menunjukkan tren positif dengan kenaikan harga tanah 5–8 persen per tahun dan rental yield tinggi yang didorong oleh pertumbuhan pariwisata serta permintaan short-term rental seperti Airbnb.
“Tokyo menawarkan keseimbangan sempurna antara stabilitas, keamanan, dan peluang investasi jangka panjang,” terang Albert Pramono, eXecutive President Xavier Marks Tokyo Central.
Berdasarkan data Japan Real Estate Institute (Juli 2025), Condominium Price Index di Jepang meningkat 10,47 persen year-on-year, sementara Global Property Guide (2025) mencatat rental yield rata-rata mencapai 6 persen, terutama di Tokyo dan Osaka. Pertumbuhan ini turut didorong oleh lonjakan wisatawan internasional sebesar 40 persen sepanjang paruh pertama 2025 (Japan National Tourism Organization, 2025), yang memperkuat permintaan sewa jangka pendek.
Sementara itu Stevie Lee, eXecutive President Xavier Marks WellEstate Malaysia, menyampaikan, Malaysia dipilih karena kedekatan geografis dan budaya dengan Indonesia, serta kebijakan investasi yang sangat ramah investor asing. Investor asing dapat memiliki properti dengan status freehold, menikmati pajak properti yang rendah, dan bebas dari pembatasan repatriasi dana.
“Malaysia menjadi pilihan strategis bagi investor Indonesia karena stabilitas ekonominya, biaya hidup yang kompetitif, serta dukungan kebijakan pemerintah terhadap investasi asing,” ucapnya.
Permintaan Aset Global Naik
Menurut perusahaan konsultan dan riset pasar properti Indonesia Property Watch, jumlah investor Indonesia yang membeli properti di luar negeri meningkat 35 persen dalam tiga tahun terakhir, terutama di kawasan Asia Timur dan Tenggara.
“Jepang dan Malaysia kini menjadi magnet baru bagi investor Indonesia. Tren positif di kedua negara ini semakin mendorong minat investor yang ingin mendiversifikasi portofolio asetnya ke pasar global. Dengan fundamental pasar yang kuat dan stabilitas politik-ekonomi di kedua negara, investor Indonesia kini memiliki akses terhadap peluang investasi internasional yang aman dan menguntungkan,” ujar Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch.
Menurut Daniel, yang baru-baru ini dianugerahi Most Influential Property Figure in Brokerage di Golden Property Awards 2025, ekspansi ini mempertegas komitmen perusahaan sebagai real estate agency inovatif dengan standar layanan global, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan sumber daya profesional di sektor properti global.
“Ekspansi ini bukan hanya soal memperluas bisnis, tapi juga tentang memperkuat keunggulan dan integritas profesional Indonesia di tingkat dunia,” pungkasnya.
![Usai Australia, Kini Xavier Marks Ekspansi ke Jepang dan Malaysia 1 Stevie Lee eXecutive President Xavier Marks WellEstate Malaysia. [Foto. dok. Xavier Marks]](https://propertiplus.id/wp-content/uploads/2025/10/Kedua-dari-Kanan-Stevie-Lee-eXecutive-President-Xavier-Marks-WellEstate-Malaysia-750x536.jpg)
![Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Beroperasi, Tarifnya Rp3.500 Tiga Bulan Pertama 2 Rute Blok M-Bandara Soetta resmi berjalan mulai hari ini, Kamis (12/3/2026). [Foto: istimewa]](https://propertiplus.id/wp-content/uploads/2026/03/minta-perluasan-rute-transjabodetabek-meski-dki-kasih-subsidi-bodetabek-kudu-saweran_269671-120x86.jpg)


![Rincian Tarif Tol Jakarta-Surabaya Setelah Diskon, Catat Tanggalnya 5 Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah. [foto: Andr. Putri]](https://propertiplus.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-02.32.20-120x86.jpeg)



![Purbaya Usulkan Pemutihan KPR Macet di Bawah Rp1 Juta, Sinyal Perbaikan Pasar Properti? 13 Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendorong wacana pemutihan kredit macet warga dengan nilai di bawah Rp 1 juta. [Foto: DetikFinance]](https://propertiplus.id/wp-content/uploads/2025/10/purbaya-75x75.jpeg)

